Resume Teori Teologi Ilmiah atau Berakhirnya Mesin Ilmu Pengetahuan

Kesempatan ini saya berbagai informasi hasil resume teori Teologi Ilmiah, atau Berakhirnya Mesin Ilmu Pengetahuan (Scientific Theology, or The End of Machine Science). Resume ini merupakan hasil telaah yang dikutip dari salah satu bab pada buku yang berjudul “The End of Science”. Resume dilakukan atas dasar studi sebelumnya dari mata kuliah Filsafat Ilmu.

Kajian terkait Teologi Ilmiah, atau Berakhirnya Mesin Ilmu Pengetahuan diuraikan pada bab 10 yang di dalamnya memuat beberapa pandangan antara lain dari Nietzsche, Hans Moravec’s, Freeman Dyson dan Frank Tipler. 

Berikut ini garis besar pandangan yang dilontarkan terkait pembahasan Teologi Ilmiah atau Berakhirnya Mesin Ilmu Pengetahuan.

# Pandangan Nietzsche 

Ada beberapa poin penting dari pernyataan Nietzsche yakni:
  1. Manusia hanya merupakan batu atau loncatan atau sebuah tahap menuju manusia yang super.
  2. Ia berkelakar bahwa manusia dimasa yang akan datang mungkin bukan lagi berasal dari segumpal daging ataupun darah melainkan dari silikon.
  3. Perkembangan ilmu pengetahuan masa depan tidak lagi menggantungkan keyakinan pada manusia sebagai Homo Sapiens melainkan pada kecanggihan mesin. 
  4. Hanya mesin-mesinlah yang akan mampu menguasai fisik dan kelemahan kognitif juga pada ketidakpedulian manusia.


# Pandangan Hans Moravec’s 

Ada beberapa poin penting pernyataan Hans Moravec’s yakni:
  1. Ilmu pengetahuan sangat memerlukan tujuan baru. Ia menganggap bahwa hal-hal besar yang telah dicapai pada abad ini sangat membutuhkan ide-ide baru dan segar. Ia membayangkan ada sebuah mesin cerdas sebagai hasil dari perkembangan ilmu pengetahuan. 
  2. Suatu saat di akhir milenium para insinyur bisa menciptakan robot yang dapat membantu melakukan pekerjaan rumah tangga, misalnya terciptanya robot penghisap debu atau mesin lain yang lebih kontroversial lagi.
  3. Robot akan secerdas manusia dan pada dasarnya akan mengambil alih perekonomian.
  4. Mesin akan menghasilkan begitu banyak keuntungan bahwa manusia mungkin tidak harus bekerja; Mesin juga akan menghilangkan kemiskinan, perang, dan hal lainnya dari sejarah sebelum adanya mesin. 
  5. Mesin akan memperluas jangkauannya hingga keluar angkasa dalam mengejar sumber daya segar. Mereka akan menyebar melalui alam semesta, mengubah materi mentah (data) menjadi perangkat sistem informasi. 


# Pandangan Freeman Dyson (Diversity/Keanekaragaman)

Ada beberapa poin penting pernyataan Freeman Dyson yakni:
  1. Dimasa yang akan datang/di masa depan manusia musti membangun perisai artifisial untuk mengumpulkan energi surya, demi memenuhi kebutuhan energi manusia yang terus meningkat.
  2. Ide ini dikenal sebagai teori Dyson Sphere. Dyson sangat percaya dengan adanya kehidupan ekstraterestrial dan memperkirakan manusia akan melakukan kontak dengan mereka pada beberapa dekade mendatang.


# Pandangan Frank Tipler (Omega Point)

Ada beberapa poin penting pernyataan Frank Tipler yakni:
  1. Sebuah teori Omega Point buah pikiran dari pakar kosmologi matematis Frank Tippler tentang adanya titik singularitas kosmologis di masa depan yang disebut titik Omega yang tak pernah dicapai oleh alam. 
  2. Titik Omega ini diidentifikasi Frank Tipler sebagai Tuhan Maha-Pencipta alam semesta, karena dia mempunyai sejumlah karakteristikNya yang fundamental. 
  3. Dikatakan pula bahwa Titik Omega itu memiliki makna “tunggal”, “transenden”, “pencipta” alam semesta, “menguasai” semua dan “mengetahui” segalanya. 
  4. Alam yang diciptakan oleh Titik Omega itu mengikuti prinsip antropik kosmologi. Prinsip antropik mengatakan bahwa konstanta-konstanta fisika fundamental di awal kejadian alam terpilih sedemikian rupa sehingga akan timbul kehidupan yang cerdas di salah satu planet, yaitu bumi. 
  5. Penyebaran kehidupan dan kecerdasan inipun berlangsung terus, bahkan pada masa kontraksi sehingga pada akhirnya alam dapat dikatakan menjadi semacam komputer biologis yang sangat-teramat kecil, akan tetapi teramat-sangat canggih. 
  6. Frank Tippler juga menyatakan bahwa alam akhirat itu identik dengan realitas virtual dalam super-komputer biokosmik.

Demikian hasil resume teori tentang Teologi Ilmiah atau Berakhirnya Mesin Ilmu Pengetahuan (Scientific Theology, or The End of Machine Science). Sekiranya ada yang membutuhkan untuk menjadi bahan tugas kuliah ataupun akan ditelaah lebih lanjut....Semoga bermanfaat.

Terimakasih...


Sumber: 
Horgan, John (1996), “The End of Science : Facing the Limits of Knowledge in the Twilight of Scientific Age”, New York : Addison Wesley Publishing Company, Inc.

1 Response to "Resume Teori Teologi Ilmiah atau Berakhirnya Mesin Ilmu Pengetahuan"

  1. permisi ya
    mau numpang promosi bo kelinci99
    menyediakan 18 live game dan 4 pasaran togel ya bos
    ada bonus cashback dan bonus deposit harian
    BBM : 2B1E7B84

    ReplyDelete

Mohon Berkomentar Sesuai Topik Artikel dan Bahasa yang Sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel