Memahami dengan Mudah Istilah Pendekatan, Strategi, Metode, Teknik dan Taktik Pembelajaran


Dalam pembelajaran kita menemukan beragam istilah. Diantaranya istilah pendekatan, strategi, metode, teknik dan taktik pembelajaran. Ini bukan sesuatu yang baru bagi guru ataupun calon guru. Namun sekiranya sebelum membaca ulasan yang tersaji, yang diperlu dipahami bahwa dalam konteks pembelajaran pemaknaan masing-masing istilah tidak selamanya sama. Terkadang definisi yang diberikan berbeda tergantung sudut pandang masing-masing penulis. Saya pikir ini hal umum dan tentu mengarah pada tujuan yang sama. Perbedaan terletak pada cara menafsirkannya.

Lalu, jika itu di dalamnya memuat sebuah pendekatan, strategi, metode, teknik dan taktik pembelajaran secara utuh dan dijadikan rangkaian yang saling terkait maka dapat dikatakan sebagai model pembelajaran.

Apa Itu Model Pembelajaran? 

Jadi sederhannya model pembelajaran merupakan pola atau contoh sistematis yang dijadikan sebagai acuan dalam pembelajaran, baik secara sistem disusun dalam bentuk konseptual, prosedural maupun secara fisikal.

Kemudian Apa Perbedaan Istilah Pendekatan, Strategi, Metode, Teknik dan Taktik Pembelajaran?

Pendekatan pembelajaran dimaknai sebagai sudut pandang seseorang tentang sesuatu yang berkaitan dengan pembelajaran yang masih bersifat umum. Jenisnya terbagi dua yakni pendekatan pembelajaran yang berpusat pada guru atau disebut dengan istilah Teacher Centered dan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik atau disebut dengan istilah Student Centered
  • Pembelajaran yang berpusat pada guru/Teacher Centered, ditunjukkan dengan cara guru yang berperan seratus persen dalam proses pembelajaran. peserta didik masuk kelas disarankan duduk tenang, jangan banyak gerak dan dengarkan penjelasan guru.
  • Pembelajaran yang berpusat pada siswa/Student Centered, ditunjukkan dengan cara peran guru yang hanya memfasilitasi kebutuhan pembelajaran. Dalam prosesnya peserta yang berperan lebih aktif.
Strategi pembelajaran dimaknai sebagai cara yang digunakan dalam mengimplementasikan pendekatan pembelajaran. Jenisnya terbagi dua yakni strategi pembelajaran langsung atau disebut dengan istilah Directed Instruction dan strategi pembelajaran tidak langsung atau disebut dengan istilah Indirected Instruction

  • Strategi pembelajaran langsung asumsinya dilaksanakan bila menggunakan pendekatan Teacher Centered
  • Strategi pembelajaran tidak langsung asumsinya dilaksanakan bila menggunakan pendekatan Student Centered
  • Artinya strategi pembelajaran yang dilakukan seorang guru akan mengikuti pendekatan yang digunakan.

Metode pembelajaran dimaknai sebagai cara yang digunakan dalam mengimplementasikan strategi pembelajaran. Jenisnya terdiri dari beragam metode. Misalnya metode ceramah, diskusi, demontrasi, karya wisata, resitasi, pemberian tugas, inquiri, tanya jawab, penemuan/discovery, percobaan, pemecahan masalah/problem based learing, bermain peran/role playing, perancangan/projeck, metode ringkasan/resume, debat, dan masih banyak metode lainnya.
  • Metode ceramah asumsinya dilaksanakan bila menggunakan strategi pembelajaran langsung. Karena ceramah yang dimaksud berupa ceramah bersistem ada alurnya yang sudah dipersiapkan guru. Ini menandakan guru menyampaikan materi secara langsung kepada peserta didik. Peserta didik hanya duduk mendengarkan. Jadi ceramah ini bukan dikategorikan sebagai ceramah biasa dalam hal guru menyampaikan pengatar sebelum pembelajaran dimulai. 
  • Metode diskusi, demontrasi, karya wisata, resitasi, pemberian tugas, inquiri, tanya jawab, discovery, percobaan, problem based learing, role playing, projeck, metode resume, debat, asumsinya  bila menggunakan strategi pembelajaran tidak langsung. Artinya peran guru hanya menfasilitasi kebutuhan pembelajaran peserta didiknya. Peserta didiklah yang teribat aktif ketika proses pembelajaran berlangsung. 

Teknik pembelajaran dimaknai sebagai cara yang digunakan guru dalam mengimplementasikan metode pembelajaran. Jenisnya beragam berdasarkan masing-masing metodenya dan sesuai dengan situasi/kondisi kelas (pagi, siang atau sore hari), rata-rata kemampuan peserta didik, karakteristik mata pelajaran dan jumlah peserta didik di kelas maupun sarana yang tersedia. Misalnya:
  • Kefektifan teknik ceramah di pagi, siang, atau sore hari pasti berbeda. Ceramah dipagi hari akan lebih efektif dibandingkan siang/sore hari. Karena kita tau bahwa kecenderungan rasa mengantuk di siang hari sangat besar. Maka siswa kurang maksimal mendengarkan penjelasan materi. Begtupun dengan ceramah akan lebif efektif pada kelas yang siswanya sedikit dibandingkan yang banyak.
  • Keefektifan teknik diskusi pada jam pembelajaran pagi, siang atau sore hari pasti berbeda. Teknik diskusi akan lebih efektif di jam pembelajaran siang/sore hari. Karena siang/sore ahri cenderung jam istirahat atau tidur siang. Otomatis rasa ngantuk peserta didik bisa dilawan karena teknik diskusi melibatkan peran pada setiap individu. Begitupun diskusi akan lebih efektif pada kelas yang siswanya banyak dibandingkan yang sedikit.
  • Teknik resume pada setiap mata pelajaran pasti berbeda. Resume ini akan efektif diterapkan bila mata pelajaran itu sifatnya konseptual dan membutuhkan hafalan yang banyak. Untuk mata pelajaran seperti matematikan dan sejenisnya kurang efektif.
  • Teknik bermain peran dikelas akan lebih efektif pada kelas yang memiliki karakteristik kemampuan berkomunkasinya baik. Begitupun teknik bermain peran akan efektif pada mata pelajaran tertentu yang menyajikan konten sebuah kisah/cerita.
  • Begitupun dengan efektifnya teknik discovery, teknik problem based learing, teknik projeck, teknik percobaan, teknik demontrasi tentu harus disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran. Karena teknik dari berbagai metode ini tidak bisa diterapkan pada semua mata pelajaran. 

Taktik pembelajaran dimaknai sebagai cara yang digunakan guru dalam mengimplementasikan teknik pembelajaran. Jenisnya juga beragam berdasarkan atau mengikuti tekniknya. Taktik ini bersifat pribadi dan unik sesuai dengan karakter masing-masing guru. Misalnya:
  • Guru yang melaksanakan teknik ceramah biasanya taktik itu ditunjukkan dengan berbagai tindakan antara lain menyampaikan materi dengan cara duduk saja, ada yang sambil berjalan, sambil menepuk meja, berdiri sambil sandaran dimeja dan lain-lain.
  • Guru yang melaksanakan teknik diskusi biasanya taktik itu ditunjukkan dengan berbagai tindakan antara lain ada guru hanya duduk mendengrakan di depan, ada juga keliling di setiap kelompok, ada yang duduk menyimak di bangku belakang, ada berdiri di samping kelompok yang tampil di depan dan lain-lain.
  • Guru yang melaksanakan teknik resume biasanya taktik itu ditunjukkan dengan berbagai tindakan antara lain ada guru yang keliling memantau, ada yang hanya duduk di depan kelas menunggu hingga selesai, ada yang mengerjakan hal lain seperti menulis, ada yang keluar kelas menuju ruang kerja sambil menunggu jam pembelajaran selesai dan lain-lain. 
  • Begitupun dengan guru yang melaksanakan teknik bermain peran biasanya taktik itu ditunjukkan dengan berbagai tindakan antara lain menyimak tampilan setiap kelompok sambil mengarahkan siswa. Bahkan ada juga yang hanya duduk menilai penampilan kelompok.

Demikian saya memaknai istilah pendekatan, strategi, metode, teknik dan taktik pembelajaran. Itu hanya sebahagian contoh yang bisa saya berikan. Sekedar berbagi informasi. Semoga bermanfaat.

Terimakasih....

1 Response to "Memahami dengan Mudah Istilah Pendekatan, Strategi, Metode, Teknik dan Taktik Pembelajaran"

Mohon Berkomentar Sesuai Topik Artikel dan Bahasa yang Sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel