Tips Sederhana Menghadapi Tetangga yang Tidak Sehati


Apa Makna Tidak Sehati dengan Tetangga?

Kata “tidak sehati” berarti tidak seiya sekata. Jadi tidak sehati dengan tetangga dalam arti luas adalah tidak ada kesepahaman antara sesama tetangga atau menujukkan kehidupan yang tidak harmonis antar tetangga. Nuansa kehidupan sehari-hari diwarnai dengan kebencian dan fitnah. 

Mengapa Tidak Sehati dengan Tetangga?


Ketidak sehatian dengan tetangga banyak faktor yang bisa mempengaruhi. Disini saya tidak mengulas secara lebih luas dan mendetail. Tetapi berdasarkan apa yang saya amati di kehidupan sekitar. Ketidakcocokan terjadi sangat besar dipengaruhi oleh dua faktor ini:
Kepribadian setiap orang yang pada dasarnya tidak mau menyatu atau suka mengasingkan diri dari lingkungan tetangga. Tapi suka menyimpan kebencian dan fitnah entah apa masalahnya, hanya dia sendiri yang mengetahui.
Kemudian adanya sebuah permasalahan kecil atau besar yang pernah terjadi. Namanya miskomunikasi memungkinkan terjadi kepada siapapun. Tapi kembali kepada kepribadian kita masing-masing. Ada yang menyikapi masalah dengan baik, ada juga yang tidak. Malah dengan sikap yang tidak baik justru itu tidak akan menemukan solusi yang tepat dan makin memperkeruh masalah.
Kondisi ini terus berjalan tanpa ada penyelesaian. Semakin lama dipendam, membuka peluang menambah masalah-masalah baru yang didasari atas kebencian sebelumnya. Padahal hal sepele yang sangat tidak masuk akal untuk dijadikan suatu kebencian dan fitnah dalam diri.
Begitu pun ketika tetangga membuat sesuatu yang memancing munculnya masalah maka jangan langsung naik darah, emosi atau marah dengan suara kencang teriak-teriak hingga semua orang dengar di sekitar kita. Lebih baik tenangkan diri, kontrol emosi dengan baik. Berpikir yang panjang bahwa dari pada terjadi pertengkaran dahsyat lebih baik ditanggapi dengan tenang dan tidak emosian. Emosi yang tak terkontrol sudah bercampur dengan bujukan setan. Keluarlah bahasa-bahasa yang tidak masuk akal...ketika kita mengingatnya kembali terkadang benar juga, jika kita salah dalam mengambil tindakan. Berujung penyelesalan. Kata maaf akan selalu muncul setelah penyesalan ada tapi apakah maaf itu bisa menutup seketika hati kita yang sudah terluka. Jawabnya “Tidak” Karena luka itu sembuhnya juga perlahan-lahan. Artinya butuh waktu  untuk bisa membuat hati kita sembuh total. 
  • Contoh konkret:
Jika jari tangan kita terluka terkena pisau yang begitu tajam, bisa sembuh menggunakan obat. Tapi bekas lukanya tidak akan pernah hilang seketika. Membutuhkan waktu lama hingga benar-benar bekas lukanya hilang. Terkadang sekalipun bekas luka itu hilang tapi  sesekali teringat kalau kita pernah luka di bagian itu.
Namun bagaimanapun bentuk kesalahpahaman yang dihadapi setiap individu harus tetap berupaya agar masalah itu tidak dijadikan permusuhan tapi lebih mengintropeksi diri masing-masing, memperbaikinya dan memohon diampuni kekeliruan yang telah diperbuat baik yang kita sadari atau tidak kepada yang Maha Kuasa. Sehingga yang didapatkan adalah pahala.

Bagaimana Cara Menghadapi Tetangga yang Tidak Sehati?


Beberapa hal yang bisa kita lakukan sebagai terapi untuk menghadapi tentangga yang tidak sehati dengan kita. Terapi ini saya asumsikan sekaligus bermanfaat untuk menghilangkan penyakit hati yang muncul akibat kebencian dan fitnah yang diarahkan terhadap kita.

  • Besikap adem-adem saja

Hadapi tetangga kita dengan adem-adem saja atau sikap tenang. Sederhana sekali. Tapi orang yang benar-benar sudah merasa dirinya keliru atau salah perlahan-lahan akan menunjukkan kalau dia mengakui secara tidak langsung kekeliruannya. Tanpa diucapkan sekalipun tapi melalui tingkah lakunya. Siapa yang merasa bersalah itu yang akan merasa terbebani dan dihantui perasaan tidak tenang. Sepanjang kita tidak melakukan kesalahan yang dipikirkan orang lain maka kita merasa baik-baik saja/enjoy. Yakinlah perasaan kita akan selalu tenang. Plus menggugurkan sebahagian dosa kita.

  • Tidak perlu ribet langsung abaikan saja

Jika kita merasa ada hal-hal yang tetangga tidak senang dengan kita buat apa ribet, mendingan abaikan apa yang orang lain lakukan terhadap kita dengan omongan dan gaya mereka. Lagian tidak mendatangkan manfaat ke kita, tidak mengurangi kebahagiaan hidup kita, tidak membuat kita jadi tersisihkan begitu saja. Orang lain punya mata dan telinga untuk mengamati dan mendengar. Mana yang benar dan salah. Berusahalah untuk fokus dengan kesibukan kita masing-masing sehingga kitapun merasa nyaman-nyaman saja.

  • Perlu menjadi individu yang bijak

Jika mereka yang repot membeci dan memfitnah kita kiri kanan, biarin saja mereka. Kita mengurus kesibukan kita juga tanpa merepotkan mereka. Jangan pikirkan apa yang orang lain pikirkan. Tapi tetaplah perlakukan mereka ramah dan sopan..Intinya jika tetangga tidak senang dengan kita, balaslah dengan tetap berbuat baik. Kita tidak merugi malah mendapat pahala. Menerima segala kekurangan dan kelebihan setiap orang bukan merupakan sesuatu yang mahal dilakukan karena itu sudah menjadi kekuasaan Allah menciptakan umatnya yang berbeda-beda dan saling melengkapi.

Apa Kesimpulannya?

Perlu menerima kenyataan dalam hidup bahwa kita berbuat baik saja pasti ada orang yang tidak senang dengan kita. Apalagi tidak berbuat baik. Artinya ada sebahagian orang yang senang dan ada juga yang tidak senang dengan kita. Tidak bisa memaksakan kehendak untuk semua orang bisa menyenangi kita.
Menghadapi tetangga yang tidak sehati bukan berarti kita harus menjauh, harus diam tidak perlu berbicara dengan mereka. Namun Tetaplah menjaga komunikasi dengan sebaik mungkin, sehingga kita tidak menaruh rasa benci yang mendalam dalam hati. Kebencian yang berlarut-larut bisa jadi menimbulkan fitnah. Karena itu akan berdampak negatif, misalnya muncul berbagai penyakit antara lain sakit kepala, berasa tekanan darah naik dan lain-lain. Bukan dapat pahala malahan dapat dosa. 
Untuk mencegah orang tidak senang dengan kita sebaiknya bersikaplah ramah, sopan, bertutur yang baik maupun tidak bersikap yang bisa memancing orang marah lantas tidak senang dengan kita. Kuncinya selalu intropeksi diri. 
Jadilah orang yang selalu berusaha memperbaiki diri dan memaafkan, berbuat baik, bermanfaat bagi orang lain tanpa pandang bulu dan mengungkit serta mengharapkan balas jasa atas apa yang kita lakukan sekecil apapun. Simpel saja kita berpikir bahwa Allah saja tetap mengampunni dosa umatnya yang berbuat salah, apalagi kita hanya sebagai manusia yang diberi waktu untuk hidup sementara di dunia. Tidak lain tujuannya mengumpulkan amal kebaikan sebagai bekal kehidupan di akhirat nanti.
Demikian tips sederhana menghadapi tetangga yang tidak sehati...Ini berdasarkan pengamatan pribadi. Saya yakin masing-masing orang punya cara tersendiri ketika menghadapi hal yang sama. Semoga bermanfaat...

Terimakasih...

1 Response to "Tips Sederhana Menghadapi Tetangga yang Tidak Sehati"

  1. join dengan kami situs terpercaya dan teraman Proses
    Transaksi Yang Cepat Dan Super Mudah
    cs online 1x24 jam
    Minimal Depo 20rb & WD 50rb
    BBM : areatoto

    ReplyDelete

Mohon Berkomentar Sesuai Topik Artikel dan Bahasa yang Sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel