Memahami Nilai-nilai Positif Hidup Ngekos

Hidup ngekos kedengarannya enjoy dan bebas. Ini karena merasa terpisah dari orang tua atau lingkungan keluarga besar. Setiap orang yang ngekos sudah tentu punya cerita unik baik suka maupun duka dibalik kehidupannya.

Hidup ngekos identik dengan kesederhanaan. Menikmati ukuran kamar yang tidak begitu luas, layaknya sebuah kamar di rumah kita, fasilitas seadanya dan makanpun sederhana. Istilahnya "hidup apa adanya yang terpenting bersyukur". Hanya dengan bersyukur atas kehidupan yang diberikan maka semua akan menjadi nikmat yang luar biasa.

Perjuangan hidup ngekos bagi saya peribadi memberikan banyak pelajaran berharga. Tak terkecuali bisa untuk menghindari yang namanya problem. Namun bagaimanapun bertahan hidup demi mencapai tujuan yang diinginkan maka harus mampu menghadapi berbagai rintangan dan tantangan seberat apapun.


Dibalik kehidupan ngekos ada makna atau pelajaran berharga seperti yang telah saya katakan di atas. Mengapa? Pelajaran ini tidak dijual di luar sana dan tidak bisa dibeli dengan jumlah uang yang banyak sekalipun. 

Intinya nilai positif dari hidup ngekos tidak akan pernah kita dapatkan dibangku kuliah tapi hal itu kita dapatkan dalam proses menata perjalanan hidup dengan baik di manapun kita tinggal dan memandang hidup ini secara positif. 

Lalu Apa Nilai-nilai Positif Hidup Ngekos?

(1) Melatih hidup mandiri

Mandiri dalam banyak hal. Mulai mengelola keuangan sendiri. Bagaimana uang yang kita miliki bisa cukup dalam rentang waktu yang telah kita tetapkan baik seminggu, sebulan, dua bulan dan seterusnya. Dengan segala konsekuensinya entah kebutuhan terpenuhi atau tidak mau tidak mau harus cukup atau dicuku-cukupkan. 

Kebutuhan yang mana? Belanja kebutuhan sehari-hari, kebutuhan tugas dan lain sebagainya. Ini tidak mudah dilakukan jika kita tidak pandai mengelola keuangan. 

Kemudian mandiri dalam hal mengelola waktu sebaik mungkin. Kapan waktunya mengerjakan tugas, mencuci, memasak, menyetrika, termasuk melaksanakan tugas tambahan misalnya harus bekerja sampingan diluar dari jam kuliah.
Jadi mandiri dalam konteks mengendalikan aktivitas kita dari segala hal ketika jauh dari keluarga.....namun tidak lepas dari peran orang tua dan orang-orang terdekat yang setia mensupport kita.

(2) Melatih bertanggung jawab

Hidup ngekos punya tanggung jawab yang berat....Apa sih yang berat? Pesan orang tua ketika kita pamitan untuk mulai hidup mandiri, “Jaga Diri Baik-baik Nak”...Inilah salah satu tanggung jawab yang menurut saya adalah sangat-sangat berat karena kaitannya dengan kepercayaan orang tua melepas jauh anaknya untuk menggapai apa yang diimpikan. 

Orang tua hanya menitip pesan, sebab tidak akan pernah bisa mengontrol aktivitas keseharian kita.....diiringi untaian doa mereka yang tidak ada henti-hentinya buat anaknya. Maka inilah tanggung jawab utama menjaga kepercayaan yang diberikan orang tua kepada kita.

Lalu, karena tujuan kita ngekos untuk melaksanakan apa yang menjadi tujuan hidup maka kita perlu membuktikan bisa menyelesaikan tugas itu dengan baik. Nah, itulah tanggung jawab kedua yang dinantikan orang tua di rumah. Bahkan kesuksesan kita bukan hanya menjadi emas bagi orang tua tapi terkadang dinantikan oleh orang-orang di sekitar kita.

Namun penantian besar orang-orang di luar sana, tidak akan secara langsung kita dengarkan tapi makna itu tersirat diakhir sebuah proses perjuangan kita. 
Olehnya itu tanggung jawab  ini dalam konteks pembuktian bahwa kita bisa menyelesiakan tugas kita dengan baik sesuai rencana awal.

(3) Melatih mengontrol emosi

Dimanapun kita berada problematika hidup selalu ada. Jangankan hidup ngekos..hidup di rumah sendiri begitu banyak problem. Baik problem dari kedua orang tua, saudara dan problem pribadi....Begitupun ngekos problemnya juga beragam. Probem ini bisa kita selesaikan dengan baik tanpa menimbulkan masalah dan musuh hanya dengan pandai mengontrol emosi kita sendiri.
Kontrol emosi digunakan untuk menjaga timbulnya kemarahan besar, kesalahpahaman hingga menimbulkan kesalahan fatal.

(4) Melatih kesabaran

Kesabaran tidak mudah kita terapkan. Tapi bilamana kita paham adanya suka dan duka yang menyelimuti kehidupan ngekos maka kita tidak hanya menerima suka/senangnya saja tapi belajar menerima duka/susahnya hidup ngekos. Apa sih yang susah? Uang pas-passan, sementara banyak hal yang harus diselesaikan, dimana keuangan belum memungkinkan, waktu yang terus berjalan...Disinilah posisi kita merasa rumitnya kehidupan. Sehingga kuncinya adalah sabar, tetap berusaha dan berdoa...

Saya meyakini kehidupan orang sukses selalu memiliki cerita panjang dan melewati hidup berliku-liku. Sukses dinilai bukan hanya memiliki tabungan miliyaran rupiah tapi mulai dari hal kecil yang kita perjuangkan dan itu adalah khayalan yang sudah kita rencanakan dengan baik bisa terwujud dengan baik pula.
Jadi sabar dalam menghadapi segala rintangan dan tantangan yang diperhadapkan ketika berproses mencapai tujuan.

(5) Mengajarkan untuk berbagai

Berbagai dalam hal ini sederhana saja. Kita tidak berbagi uang yang kita miliki. Maklum kondisi keuangan anak kos mirip-mirip deh..Terkecuali teman-teman yang berasal dari kalangan anak-anak pejabat, keuangan bukan masalah utama. Tetapi ketika teman ngekos membutuhkan bantuan kita dan masih bisa dibantu sekiranya itu menjadi ladang pahala dan membiasakan untuk membantu orang lain. Baik meminjamkan duit ketika uang kiriman teman belum nyampe, berbagai makanan, berbagi waktu membantu teman kosan yang sakit dan seterusnya. 
Berbagi ini adalah kunci hadirnya kebersaamaan yang selalu ada buat orang-orang di sekitar kita yang membutuhkan bantuan. Sepanjang kita masih mampu melakukannya.

(6) Melatih belajar menerima perbedaan

Hidup ngekos tidak selalu dipertemukan dengan orang-orang yang setipe dengan kita. Mulai dari perbedaan agama, suku, bahasa, kebiasaan, pola pikir, maupun karakter. Dengan adanya hal  ini kita tidak bisa menyamakan perbedaan dari setiap individu. Olehnya itu kita harus belajar menerima perbedaan. Artinya ambil maknanya atau sisi positif dari orang-orang di sekitar kita. Ini akan memperkaya pengetahuan dalam memberikan arti hidup dan bagaimana menyikapinya.
Menerima perbedaan berarti menumbuhkembangkan sikap saling menghormati dan menghargai sesama orang-orang di sekitar kita.

(7) Menemukan sahabat sejati 

Satu hal yang begitu indah ketika ngekos....Terkadang kita bisa menemukan sahabat sejati artinya sahabat dikala susah dia akan selalu ada untuk membantu memberikan solusi terhadap masalah yang kita hadapi. 
Sahabat sejati artinya sahabat yang kita dapatkan ketika berteman dari hati bukan berteman karena ada kepentingan dan sesuatu hal yang diharapkan satu sama lain.


Demikian ulasan dari saya mengenai nilai positif hidup ngekos. Setiap orang menyikapi kehidupan ngekos tidak selalu sama. Olehnya itu mungkin ada nilai-nilai postif lainnya yang tidak terdeskripsikan. Ini sekedar berbagi cerita yang sekiranya akan menambah pengalaman positif dimana kita belajar dari kisah/cerita orang lain. Semoga bermanfaat.

Terimakasih...

1 Response to "Memahami Nilai-nilai Positif Hidup Ngekos"

  1. permisi ya
    mau numpang promosi bo kelinci99
    menyediakan 18 live game dan 4 pasaran togel ya bos
    ada bonus cashback dan bonus deposit harian
    BBM : 2B1E7B84

    ReplyDelete

Mohon Berkomentar Sesuai Topik Artikel dan Bahasa yang Sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel